Hal Wajib Yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Mesin Bubut

tips keselamatan mesin bubut

Standart Operating Prosedure (SOP) yaitu rangkaian instruksikerja tertulis yang dibakukan (terdokumentasi) tentang sistem penyelenggaraan administrasi perusahaan, bagaimana dan kapan harus dilakukan, di mana dan oleh siapa dilakukan. SOP mesin bubut konvensional adalah suatu dasar atau referensi untuk melakukan pekerjaan pekerjaan sesuai dengan peranan, alat keselamatan kerja di bengkel otomotif dan alat penilaian kinerja lembaga pemerintah berdasar pada tanda-tanda teknis, administratif dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerjapada unit kerja yang berkaitan.

Ada beragam tips keselamatan mesin bubut yang perlu di perhatikanuntuk memudahkan pelaksanaan dan melindungi diri operator dalam pengoperasian.

Mesin Bubut yaitu suatu Mesin perkakas yang dipakai untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri atau mesin frais adalah suatu sistem pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan melalui cara memutar benda kerja lalu dipakai pada pahat yang digerakkan dengan translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Pergerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.

Dengan mengatur perbandingan kecepatan perputaran benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka juga akan didapat berbagai jenis ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal semacam ini dapat dilakukan dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.

Banyak k3 mesin frais yang perlu di perhatikan terutama yang bertujuan untuk melindungi keselamatan diri operator tersebut. Berikut ini juga akan diterangkan tentang SOP Pada Mesin Bubut.

Ada banyak hal yang perlu di perhatikan sebelum memakai mesin bubut itu. Berikut ini yaitu hal yang perlu diperhatikan untuk keselamatan kerja pada mesin bubut.

1) Kepala Lepas

Kepala terlepas pada mesin bubut harus berjalan dengan lancar. Sistem tanggemnya harus di perhatikan masih berjalan dengan sempurna atau tidak. Pastikan penyebab kecelakaan kerja pada mesin bubut tidak mengganggu pekerjaan. Adapun bila kepala terlepas ini rusal, semisal pada sistem tanggemnya, akan membuat kepala terlepas mundur dan pekerjaan jadi terganggu.

2) Spindel

Spindel dalam bagian ini yakni kita harus mengecek putaran spindel apakah stabil atau tidak, dan kecepatan putarnya sesuai pada tabel atau tidak. Dan di perhatikan ada suara aneh atau tidak didalam mesin bubut tersebut.

3) Rumah Pahat/Tool Post

Dalam rumah pahat yang perlu di perhatikan sendiri yakni dalam pengunciannya. Yakni pada guna pengunci pahatnya dan pengunci sudutnya. Diupayakan semua berperan sedemikian rupa. Bila pengunci tidak sempurna maka dalam pelaksanaan juga akan mengubah posisi pahat yang berimbas pada hasil pelaksanaannya seperti jadi tidak presisi, bahkan pahat lepas dari rumah pahat.

4) Aliran Coolant

Yang dimaksud dalam aliran coolant sendiri yakni pada selang coolantnya, pastikan coolant mengalir dengan sempurna tanpa ada yang terhalang, dan aliran coolant berjalan dengan lancar agar tidak terhalang. Kita harus menjaga kebersihan aliran coolant agar aliran tidak mampat.

5) Rem

Ada beberapa jenis mesin bubut saat ini yang memakai rem. Tujuan rem sendiri agar ketika pelaksanaan terjadi suatu hal hal yg tidak dikehendaki kita dapat langsung mematikan mesin lalu menginjak rem untuk menghentikan putaran dan mengurangi kesalahan. Pastikan rem berperan dengan baik.

6) Kelistrikan

Kelistrikan yaitu hal yang sangat penting dalam menggerakkan mesin bubut. Pastikan tegangan listrik yang diperlukan mesin bubut memenuhi persyaratan minimal mesin bubut. Rajin mengecek kelistrikan pada mesin bubut tersebut, dicek adakah banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya konsleting pada mesin bubut.

7) Tombol

Pastikan tombol – tombol pada mesin bubut berjalan sesuai peranannya. Contoh pada tombol emergency harus berperan dengan sedemikian rupa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here