Ketahui Langkah Menyelamatkan Diri Saat Berada di Kapal Tenggelam

Subscribe Youtube Channel!

langkah menyelamatkan diri saat berada di kapal tenggelam

langkah menyelamatkan diri saat berada di kapal tenggelam – Walau sebagian besar orang tidak pernah mengalami kecelakaan kapal laut, pengguna transportasi air masih terpapar bahaya ini meskipun kecil. Tidak hanya resiko kematian karena kapal tenggelam, terdapat banyak bahaya lainnya yang mengintai setelahnya, seperti kedinginan atau serangan hiu. Akan tetapi, dengan mempersiapkan diri, bekerja sama dengan penyintas lainnya, serta mengambil beberapa langkah keselamatan, kesempatan Anda untuk selamat jauh lebih besar. Anda dapat selamat dari musibah ini dengan bekal usaha yang gigih serta keberuntungan.

1. Mempersiapkan Diri

Tetap tenang. Mungkin hal terpenting untuk menyelamatkan diri dari kapal tenggelam yaitu dengan tetap tenang. Ini bahkan makin penting saat pertama kali pecah keributan dalam tragedi laut. Bila tidak tenang, Anda dapat mengalami bahaya lebih besar.[1]
Bila Anda merasa cemas, bersantailah serta tarik napas dalam-dalam.
Berpikirlah sebelum melakukan tindakan. Janganlah hanya berlari ke rakit penyelamat atau terjun ke air begitu lihat ada bahaya. Perhatikan semua pilihan yang ada.

2. Temukan pelampung.

Saat kapal yang Anda tumpangi tenggelam, tujuan utama Anda ialah mencari pelampung. Tanpa pelampung, Anda mustahil bertahan lama di dalam air. Beberapa model pelampung termasuk juga:

  • Pelampung penyelamat.
  • Pelampung keras.
  • Rakit yang bisa digelembungkan.

3. Lompat dari rakit bila Anda berada dalam bahaya.

Bila harus melompat dari kapal, pastikan Anda masih menggunakan sepatu. Lihat ke bawah sebelum melompat untuk memastikan Anda tidak mendarat diatas orang atau benda lainnya. Tempatkan salah satu lengan pada perut Anda, lantas genggam siku yang satunya. Pakai tangan yang lainnya untuk menutupi hidung. Terakhir, lompatlah sejauh mungkin. Saat jatuh, silangkan kaki serta coba masuk ke air dengan telapak kaki terlebih dulu.

4. Menjauhlah dari kapal, bila ukurannya besar.

Kapal besar cenderung membuat efek mengisap serta menyedot segalanya saat tenggelam. Mengakibatkan, makin besar kapal, makin jauh Anda harus menyingkir saat kapal itu tenggelam. Ini penting sebab kapal besar dapat menyedot Anda walau Anda menggunakan pelampung penyelamat.

  • Pakai gaya dada untuk berenang menjauh dari kapal.
  • Tendang kuat-kuat dengan kaki Anda.
  • Bila Anda tidak pandai berenang, tetap tenang, berjalanlah di dalam air, serta pelan-pelan menjauh dari kapal tenggelam.

5. Temukan sesuatu untuk membantu Anda masih terapung.

Bila Anda tidak punya pelampung penyelamat, rakit, atau benda lainnya untuk mengapung, lihatlah di kira-kira area kapal tenggelam untuk mencari puing-puing yang dapat digunakan untuk tetap terapung. Ada beberapa benda yang dapat dipakai, misalnya:

  • Daun pintu.
  • Serpihan kapal yang masihlah terapung.
  • Rakit penyelamat atau pelampung penyelamat cadangan yang tidak dipakai.

6. Periksa apakah Anda terluka.

Sesudah berada pada jarak aman dari kapal, periksa apakah Anda terluka ataukah tidak. Ini terpenting sebab mungkin Anda perlu perhatian medis segera. Perhatikan cuaca:
Bila Anda berdarah serta lukanya kronis, mungkin Anda perlu memakai turniket untuk menghentikan pendarahan. Ini penting sebab kehilangan darah dapat mempercepat fase munculnya hipotermia.

Bila kaki atau tangan Anda patah, Anda dapat kesulitan berenang. Bila merasakannya, Anda perlu pertolongan segera dari orang lain yang selamat.