Keuntungan dan Macam Inspeksi Keselamatan Kerja

macam inspeksi keselamatan kerja

Inspeksi keselamatan kerja maksud dan tujuan pengawasan yaitu sebagai berikut :

  • Untuk memastikan tindakan tidak aman, kondisi tidak aman, praktik dan tatacara tidak aman
  • Untuk menetapkan alat perlindungan keamanan yang diciptakan
  • Untuk meningkatkan kondisi dan kesadaran keselamatan kerja yang terdapat pada setiap pengawas dan individu karyawan.

Berikut ini keuntungan Untuk melakukan pengawasan keselamatan kerja

  1. Melalui cara pengawasan dan untuk mengamankan dengan segera dan merupakan salah satu cara terbaik, sedangkan untuk managemen dipakai untuk mendemonstrasikan atau memberikan ketertarikan dalam mencegah kecelakaan.
  2. Walau demikian Jika terjadi kegagalan dalam mengoreksi dengan segera pada kondisi tidak aman mengakibatkan hilangnya kepercayaan karyawan atas ketulusan hati management.
  3. Setelah itu pengawasan secara teratur guna mendorong individu karyawan yang berfungsi untuk menginspeksi daerah kerja, hingga banyak sekali untuk membantu program pencegahan kecelakaan secara keseluruhan.
  4. Dengan melalui pengawasan ini akan memungkinkan seorang dari departemen keselamatan kerja atau ” biro ” juga ” sfaety officer ” yang bisa memberi bantuan dalam menghapus kondisi yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

Ruang lingkup keselamatan kerja

Pengawasan keselamatan kerja semuanya tidak mencari pada kondisi fisik yg tidak aman walau demikian perlu untuk mengadakan seperti pemeriksaan guna menemukan praktik kerja yg tidak aman. Setelah itu perlu untuk diingatkan kalau pengawasan tidak ditujukan terutama untuk dipakai dari beberapa kesalahan dalam suatu Departemen atau Biro, hingga dapat menemukan suatu hal dengan memuaskan.

Dan untuk selanjutnya yaitu menyiapkan suatu pengawasan dan disarankan untuk menganalisa dari semua peristiwa kecelakaan beberapa tahun yang lalu dan dapat untuk memberi suatu perhatian khusus pada kondisi dan tempat yang menghasilkan kecelakaan.

Jenis Inspeksi
Berikut ini macam- macam jenis pengawasan diantaranya :

  • Pengawasan berkala
  • Inspeski Berselang- seling
  • Pengawasan terus- menerus
  • Pengawasan khusus

Pengawasan secara berkala adalah pengawasan yang bisa dilakukan dengan melalui atau menurut jadwal pada interval tertentu seperti bulanan, 1/2 tahunan atau setiap tahun dan lain sebagainya.

Berikut ini pengawasan dengan berkala dengan memakai alat seperti elevator, ketel uap dan bejana dengan bertekanan dan alat- alat pemadam kebakaran dengan menurut ketetapan perundangan harus diinspeksi dengan melalui interval yang ditetapkan.

  • Pengawasan secara umum mencakup dari semua lokasi kerja dan terlebih pada tempat- tempat yang belum pernah terjadi karena ada kecelakaan.
  • Pengawasan kebakaran dsb.
    Pengawasan secara berselang- seling adalah pengawasan yang dilakukan pada interval yang sesuai melalui keperluan perusahaan yang biasanya dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dulu yang ditujukan dengan tujuan agar para pengawas tetaplah siaga untuk mencari dan memberi koreksi kondisi yg tidak aman sebelum ditemui oleh pengawas keselamatan kerja. Selain itu, keperluan perusahaan dapat tercermin dari statistik kecelakaan dan analisis.
  • Pengawasan terus- menerus banyak perusahaan yang membangun suatu sistem pengawasan yang secara terus menerus, hingga karyawan yang dipilih dengan memakai semua waktunya yang dipakai untuk mencermati alat- alat dan pekerjaan tertentu, seperti orang- orang yang maintenance, dan listrik dan lain- lain berfungsi untuk melindungi agar kondisi dan alat mekanis selalu dalam keadaan baik dan dapat berjalan dengan aman.
  • Pengawasan khusus bila terdapat alat proses baru terkadang diperlukan juga seperti konstruksi baru, atau perombakan baru dan kondisi baru yang membahayakan.
    Untuk penyelidikan kesehatan perlu pengawasan khusus bila terdapat karyawan tercemar, hingga mengganggu kesehatan.
  • Selanjutnya yaitu penyelidikan kecelakaan dan perlu untuk di pengawasan secara khusus yang berfungsi untuk memastikan sebab kecelakaan yang bersifat fatal atau berat.
  • Selanjutnya yaitu hasil dari pengawasan harus segera dilaporkan pada orang yang berhak untuk melakukan koreksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here