Disiplin Berlalu Lintas Dijalan Raya

disiplin berlalu lintas dijalan raya

Disiplin dalam berlalu lintas sangat penting ditumbuhkan untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi pada pengendara motor. Dampak pelanggaran lalu lintas yang mungkin terjadi bagi pelanggar berupa kecelakaan.

Berdasarkan jenisnya, ada 3 macam kecelakaan yang dialami oleh remaja yang tidak disiplin dalam berlalu lintas.

  1. Kecelakaan ringan berupa kerusakan yang terjadi pada kendaraan atau barang yang dimilki pelanggar.
  2. Kecelakaan sedang yaitu kecelakaan yang berupa luka ringan dan kerusakan barang atau kendaraan milik pelanggar lalu lintas maupun korban.
  3. Kecelakaan berat merupakan kecelakaan yang mengakibatkan luka berat maupun kematian bagi pelanggar atau pengguna jalan lain yang menjadi korban kecelakaan.

Disiplin berlalu lintas dapat dilihat dari 4 aspek menurut Fatnanta (dalam Wardana, 2009:14).

Pertama, pemahaman terhadap peraturan lalu lintas yang termuat dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dijadikan oleh pengendara sebagai pedoman saat di jalan raya. UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berisikan mengenai apa yang boleh dilakukan (perintah) dan apa yang tidak boleh dilakukan (larangan) bagi pengguna jalan saat berkendara motor.

Kedua, tanggung jawab atas keselamatan baik pada diri sendiri maupun orang lain akan terwujud jika didukung dengan rasa saling menghargai sesama pengguna jalan raya.

Ketiga, kehati-hatian dalam berlalu lintas dapat terwujud dengan adanya rasa ketenangan jiwa yang selalu siap dan tidak lengah dengan kondisi jalan raya saat mengendarai kendaraan bermotor. Kehati-hatian dapat terlihat pada sikap konsentrasi saat berkendara di jalan raya.

Keempat, kesiapan diri dan kondisi kendaraan harus tetap terjaga dan diperiksa terlebih dahulu agar tidak membahayakan pengemudi saat berkendara di jalan raya.

Disiplin berlalu lintas dapat dilihat melalui tindakan yang sesuai dengan peraturan lalu lintas dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan seperti berikut : Pasal 77 berbunyi
Disiplin Berlalu Lintas Di Jalan Raya Pada Remaja
833
“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan”. Pasal 106 berisi ayat (1) berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi”. Pasal 106 ayat (2) berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengutamakan keselamatan Pejalan Kaki dan pesepeda”.

LEAVE A REPLY