Pentingnya Penerapan Kesehatan dan Keselamatan di Dunia Kerja

contoh penerapan k3 di perusahaan

Berdasar pada data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Indonesia telah terjadi 105. 182 persoalan kecelakaan kerja sampai akhir tahun 2015. Di mana 2.375 kasus dari total jumlah kecelakaan kerja adalah kasus kecelakaan berat yang menyebabkan kematian. Angka kecelakaan kerja itu relatif sangat tinggi. Pemicu kecelakaan kerja yang sering didapati salah satunya perilaku yang tidak aman, kondisi lingkungan yg tidak aman, atau ke dua kondisi itu terjadi secara bersama – sama. Kondisi ini terkadang diperparah dengan keterlambatan info pada pihak perusahaan hingga tidak segera dikerjakan.

Penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja di Indonesia ialah rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di perusahaan terlebih pada bidang industri. Masih sering ditemukan anggapan kalau penerapan K3 relatif mahal karenanya diperlukan alokasi biaya yang cukup besar dalam pengerjaannya.

Undang-Undang K3 di Indonesia

Pemerintah Indonesia sendiri telah mengatur penyelenggaraan K3 ini dalam Undang-undang No. 1 Th. 1970, No. 23 Th. 1992, dan No. 13 Th. 2003. Bahkan pemerintah telah mengatur dengan jelas untuk perusahaan yang tidak melakukan ketetapan undang-undang maka dipakai denda paling banyak Rp15.000.000, – atau pidana kurungan paling lama 1 tahun.

Penerapan K3 ini mempunyai tujuan untuk melindungi karyawan dari beragam jenis bahaya kerja. Jika terjadi kecelakaan kerja maka karyawan akan memperoleh jaminan tindakan medis sampai sembuh tanpa batasan biaya penyembuhan. Sedangkan bagi karyawan yang cacat tetap atau meninggal dunia akan memperoleh biaya pemakaman dan pemberian beasiswa pendidikan untuk ahli warisnya.

Manfaat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Bukan hanya karyawan yang bisa merasakan manfaat K3 ini. Perusahaan bisa juga diuntungkan dengan penerapannya. Perusahaan yang menerapkan k3 menjadi tolak ukur SOP hingga jika terjadi kecelakaan, perusahaan dapat mengidentifikasi bagian proses mana yang salah dan perlu diperbaiki. Bukan hanya itu, tingkat produktivitas karyawan akan bertambah seiring dengan jaminan keamanan yang didapatkan oleh perusahaan.

Memonitor Keselamatan Kerja Karyawan dengan Teknologi

Melindungi keselamatan kerja karyawan jadi tugas utama dari perusahaan. Selain dapat memastikan semua keadaan karyawan dalam kondisi baik, penerapan K3 dapat mencegah kerugian fisik & finansial untuk perusahaan ataupun karyawan.

Perkembangan teknologi saat ini sangat dapat digunakan untuk awasi keselamatan kerja di perusahaan. Cara yang paling mudah dengan mengoptimalkan peranan smartphone yang dimiliki oleh karyawan. Aplikasi Cared dapat membantu perusahaan memastikan keselamatan kerja karyawannya. Terlebih untuk karyawan yang bekerja ditempat dengan resiko tinggi. Aplikasi ini memungkinkan para karyawan mengirimkan informasi secara cepat dan realtime melalui perangkat smart phone saat terjadi kondisi darurat di lapangan.

Di dukung oleh fitur Panic Button dan Safety Confirmation. Hanya dengan sekali tekan para karyawan bisa mengirimkan informasi saat kondisi darurat. Hingga tidak terjadi keterlambatan penanganan saat terjadi kecelakaan kerja.

Kesehatan dan keselamatan kerja di perusahaan mempunyai tujuan agar karyawan dapat bekerja dalam keadaan yang sehat, nyaman, dan aman hingga dapat terus mendorong produktivitas perusahaan. Karenanya, perlu prinsip, tekad dan kerjasama yang baik pada karyawan dan perusahaan sendiri dalam rangka penerapan K3 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here