Perhatikan Tips Berikut Ini, Agar Anda Aman Saat Menggunakan Cairan Resin

aman saat menggunakan cairan resin

aman saat menggunakan cairan resin – Resin merupakan bahan perekat yang kuat, yang biasanya perlu dicampurkan terlebih dulu antara cairan resin serta katalisnya. Bila diumpamakan bahan bangunan, resin merupakan pasir, katalis merupakan semennya. Di bagian industri, pemakaian resin sudah umum dipakai. Di bagian otomotif resin dipakai menjadi bahan dasar untuk membuat dashboard, bemper atau spion. Untuk bidang fashion, resin dipakai untuk membuat boneka peraga baju atau manequin.

Resin termasuk juga bahan kimia keras, jadi memakai resin sebaiknya berhati-hati. Saat mencetak mencampurkan ke-2 bahan, jauhkan hidung Anda dari adonan itu, karena resin bila dicampur dengan katalis akan mengeluarkan bau yang menyengat.

Sebaiknya sebelum mencampurkan resi serta katalis, Anda melumuri tangan Anda dengan bedak terlebih dulu. Hal ini untuk mencegah cairan resin lengket di tangan Anda. Saat resin melekat di tangan Anda, lekas bersihkan sebelum mengeras, hingga akan lebih mudah serta tidak mengganggu proses kerja Anda. Begitupun setelah selesai mencampurkan ke-2 bahan, tangan yang terkena cairan harus dicuci dengan memakai sabun.

Bila Anda tidak sengaja meneteskan cairan resin yang belum bercampur dengan katalis, segera beri beberapa tetes katalis serta diamkan sampai mengeras. Setelah mengeras, baru resin dapat dicongkel. Anda dapat mencongkelnya dengan memakai alat keras seperti obeng misalnya.

Seperti halnya menyimpan bahan kimia, menyimpan resin baiknya tidak sembarangan. Taruhlah didalam wadah yang tertutup rapat, hindari terkena sinar matahari secara langsung dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Resin biasanya dikenal ada dua jenis, yakni pekat serta resin bening. Resin pekat tidak bisa ditembus cahaya, sedangkan resin bening bisa ditembus cahaya. Dari sisi harga juga berbeda. Resin bening lebih mahal dibanding resin pekat.