6 Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan Manufaktur

strategi yang digunakan oleh manufaktur dalam produksi

Persaingan global dalam dunia industri membawa efek yang cukup besar untuk perusahaan, bagaimana perusahaan memastikan harga suatu produk dan efisiensi pada semua bagian jadi fokus perhatian yang utama, bagaimana persaingan global ini jadi penyebab yang baik bagi setiap perusahaan untuk membuat kiat terbaik guna mencari peluang dalam pengembangan bisnis?

Penerapan sistem lean manufacturing yaitu salah satu pilihan strategi yang tepat dalam mengakali persaingan global. Dengan konsep menyingkirkan pemborosan untuk meningkatkan produktivitas kerja, keunggulan operasional perusahaan, dan nilai efisiensi, banyak perusahaan mengaplikasikan salah satu cara perbaikan kinerja ini pada organisasi mereka.

Untuk mencapai keberhasilan penerapan sistem lean manufacturing, terdapat 6 kiat yang bisa dipakai sebagai dasar dalam pelaksanaan lean manufacturing didalam perusahaan. Kiat ini berupa cara dalam menjadikan lean manufacturing yang diterapkan jadi lebih efisien.

1. Menerapakan Pull System

Strategi Pull system adalah sistem di mana penarikan material dilakukan pada saat-saat yang diperlukan saja. Hal semacam ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan dapat merespon dengan lebih cepat apa sebagai keperluan pelanggan, juga menghindari terjadinya pemborosan.

2. Fokus pada Penambahan Kualitas

Kiat ke-2 setelah mengaplikasikan pull sistem, yakni fokus pada menjaga kualitas agar produk yang di produksi memiliki kualitas terbaik. Dalam metode lean manufacturing, pembentukan kualitas terjadi dalam sistem produksinya. Dengan hal tersebut, sistem produksi yaitu kunci utama penjaminan kualitas suatu produk. Ada banyak metodologi yang bisa diterapkan atau dipakai dalam melindungi kualitas produksi, salah satunya metode six sigma dan konsep dasar dari kualitas yaitu memproduksi barang atau jasa yang zero defect.

3. Planning dan Eksekusi

Perencanaan jadi sebuah kiat penting yg tidak bisa ditinggalkan. Tujuannya yakni agar perusahaan dapat meminimalisir terjadinya pemborosan maupun kemungkinan produksi yang ‘cacat’, juga agar setiap tugas yang diberikan dapat digerakkan dengan jelas ketika sistem itu berlangsung.

4. Perbaikan Terus Menerus

Penerapan Kaizen juga jadi salah satu kiat untuk perusahaan yang mengaplikasikan lean manufacturing. Dengan fokus pada budaya perbaikan berkepanjangan (continuous improvement), perbaikan sistem bukan hanya dilakukan sekali atau dua kali saja, tapi terus menerus. Perusahaan harus terus mencari dan mengidentifikasikan penambahan setiap saat, karena continuous improvement bukan sebuah perjalanan yang ada awal dan akhir. Tradisi Kaizen ini harus diaplikasikan pada semua bagian perusahaan untuk keberhasilan lean manufacturing yang diaplikasikan.

5. Kemampuan Pengambilan Keputusan

Kiat pengambilan ketentuan atau decision making yaitu salah satu point penting untuk dapat meningkatkan kemampuan perusahaan manufaktur. Dalam system lean manufacturing, pengambilan ketentuan yang cepat tepat dan akurat jadi salah satu cara efisien yang diperlukan ketika sistem produksi berlangsung.

6. Kerjasama yang Baik dengan Pemasok

Pihak yang paling berpengaruh dalam memberi support untuk perusahaan yang mengaplikasikan system lean manufacturing yaitu penyuplai atau supplier. Beragam support yang didapatkan oleh penyuplai, seperti pengiriman barang tepat waktu dan penyediaan material berkualitas unggul dan tanpa ada cacat adalah hal penting untuk kebutuhan pengembangan perusahaan. Oleh karenanya, supplier harus jadi bagian dari perusahaan dengan system lean manufacturing, hingga perusahaan bisa juga melakukan training pada supplier, tidak hanya pada para karyawannya.

Bila perusahaan dapat melindungi ke-6 kiat lean manufacturing dan ditambah dengan proses pengurangan tujuh waste dalam sistem produksi, maka perusahaan juga akan dapat membuat penambahan yang stabil dan perkembangan yang baik menuju tujuan perbaikan dengan terus-menerus yang fokus pada cara Kaizen. Penguatan pada dua point ini juga akan membantu perusahaan wujudkan budaya lean manufacturing didalam organisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here