Hal-Hal Yang Kerap Menyebabkan Kecelakaan Forklift

Forklift ialah satu alat/kendaraan yang memakai garpu atau clamp dipasang pada mast untuk mengangkat, turunkan dan memindahkan satu benda berat dari satu tempat ke arah tempat lain. Forklift sebagai salah satunya alat angkat yang sering dipakai di industri, terhitung di gudang-gudang. Karena gerakannya yang paling lincah, forklift kerap jadi jalan keluar untuk pengangkatan barang yang memerlukan kecepatan dengan lokasi yang relatif sempit. Tetapi kecelakaan yang melibatkan forklift tidak dapat dipandang remeh, banyak kasus kecelakaan yang melibatkan pemakaian forklift terhitung yang berpengaruh fatal. Ini benar-benar memprihatinkan untuk kita jika sebetulnya kejadian-kejadian kecelakaan itu semestinya dapat dihindari.

Contoh-contoh kecelakaan yang mengikutsertakan forklift salah satunya:

  • Forklift roboh saat mengusung beban
  • Beban jatuh saat diangkat
  • Karyawan terkena beban yang diangkat
  • Forklift menabrak atau ditabrak unit lain
  • Karyawan terkena fork
  • Forklift jatuh pada berbeda tinggi
  • dan ada banyak yang lain

Keselamatan dalam pemakaian forklift benar-benar dibutuhkan dalam menahan berlangsungnya kecelakaan yang bisa menyebabkan cedera atau kematian pada karyawan. Bila kita menyaksikan penyebab-penyebab yang sering menyebabkan kecelakaan dalam pengoperasian forklift ialah:

  • Kurang pengetahuan atau ketrampilan dari operator
  • Operator tidak fokus pada pekerjaannya atau asal-asalan
  • Sistem pengangkatan yang tidak betul
  • Ketidaksamaan beban yang diangkat dengan SWL forklift
  • Rendahnya kualitas pemeliharaan unit, terhitung penggantian spare part yang tidak orisinal
  • Ketidaklayakan pada unit

Pada umumnya kecelakaan pada forklift benar-benar dikuasai oleh operator unit, meskipun untuk beberapa poin (seperti kualitas pemeliharaan, kelayakan unit) operator tidak dapat berperan penuh dalam memperbaiki tetapi pada hal itu operator bisa berperan dalam pastikan unitnya pantas dan siap untuk dipakai dengan lakukan pengecekan saat sebelum unit forklift dioperasionalkan.

Berikut ada banyak ketentuan dasar dalam pemakaian forklift untuk menghindar terjadi kecelakaan:

  • Forklift cuman bisa dioperasionalkan oleh operator yang kompeten atau sudah memperoleh training (mempunyai SIO)
  • Operator yang menyetir unit forklift harus sehat (fit), untuk pastikan kesiapan, penglihatan, dan bisa putuskan dengan tepat.
  • Operator wajib melakukan pengecekan pada unit forklift saat sebelum unit forklift dioperasionalkan
  • Jangan sampai memakai unit yang terdeteksi ada kerusakan, adukan selekasnya ke pangawas dan teknisi.
  • Operator selalu harus siaga dan fokus untuk menahan berlangsungnya kecelakaan
  • Jangan sampai lakukan pembaruan unit bila bukan kapabilitasnya
  • Operator harus pastikan beban yang diangkat konstan, dan bebannya sesuai beban yang diizinkan (SWL)
  • Lihat tempat sekitaran saat sebelum jalankan unit forklift
  • Saat beralih dari 1 lorong ke lorong lain manuverkan unit secara perlahan-lahan dan angkat beban tidak boleh terlampau tinggi.